About

Embun tidak pernah membenci matahari yang menjadikannya tiada. Ia juga tidak terlalu mencintai daun yang menjadi tempat kelahirannya. Ia telah lama mengerti, bahwa ia diciptakan sejenak untuk kemudian sekejap menghilang. Semuanya ia terima dalam kerinduan alam, sebagai takdir yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.
(M. Ganesha)

Sama seperti embun pagi, kita tidak dapat hidup selamanya.

Maka jadikan hidup yang singkat ini penuh arti.

Dwi Mustika Handayani

Advertisements