[The Wedding Journal] Kaysha, A Reliable Team at My Wedding

Kaysha is the key to my lock. A very cooperative team that solved most problems the bride had.

Bagi teman-teman yang sudah mengenal saya dengan baik, pasti paham betul bagaimana detail saya dalam menyusun persiapan acara. Dari awal, saya menyiapkan 1 buku saku khusus mencatat proses persiapan pernikahan kami. Selain itu saya juga membuat satu dokumen khusus berjudul “Wedding Preparation Detail” berisi daftar vendor sekaligus kontak, to do list, check list, daftar seragam, sampai daftar pengisi acara, timeline, sampai pembukuan keuangan, nomor rekening, dan timeline pelunasan. Kalau ada yg mau contohnya, boleh kontak ya 🙂

Hmm, sepertinya sayang sekali ya kalau persiapan yang matang tidak diiringi dengan eksekusi yang baik. Oleh karena itu mendekati hari pernikahan, saya semakin sadar kalau saya harus mulai mendelegasikan tugas-tugas dan segala informasi terkait penyelenggaraan acara pernikahan kepada pihak lain, pihak yang dapat diandalkan untuk memastikan segalanya berlangsung dengan baik dan lancar. Apalagi saya sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi saat Hari H. Jangan sampai saat Hari H masih grasa grusu dan keliatan chaos karena sejujurnya saya adalah orang yang amat teramat mudah panik. Jangan ya, pengantin wanita harus tenang dan bersahaja pada hari bahagianya. 🙂

One thing we should remember, the bride deserves peace, even more  when it is  closer to the day. Let her experience a lifetime moment with her trully blissful heart ❤

Setelah sempat galau berkepanjangan tentang siapa yang bisa menjadi panitia pernikahan karena keluarga kami berdua kebanyakan di kampung halaman, sementara jasa wedding organizer cukup mahal, Allah mempertemukan kami dengan Kaysha Wedding Organizer 4 bulan sebelum pernikahan kami digelar. Alhamdulillah, rencana Allah itu, indah ya?

Diawali dengan melihat instagram Kaysha (@kayshawedding), saya kemudian menghubungi tim Kaysha dan meminta pricelist. Sebelum bertemu dengan Kaysha, sebenarnya saya sudah sempat survey ke beberapa vendor WO, di antaranya adalah Artea WO (yang kebetulan milik saudara teman saya), dan DWO (hasil rekomendasi dari Miarosa). Keduanya sudah cukup terkenal dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Saya beberapa kali mendatangi pernikahan dengan DWO sebagai Wedding Organizernya. Sementara Artea sendiri kalau tidak salah digunakan untuk acara pernikahan Putri Titian dan Yunior Liem beberapa waktu silam. Dibandingkan keduanya, jelas Kaysha WO ini jauh lebih murah, karena memang WO nya terbilang masih baru. Apalagi Kaysha memang saat itu sedang dalam periode diskon. Ah, jodoh ini sih namanya ❤

Berikut ini saya lampirkan pricelist Artea, DWO, dan Kaysha. Semoga bermanfaat, ya.

Pricelist ARTEA WO 2015
Pricelist DWO 2015
Pricelist Kaysha WO 2016

Meskipun masih terbilang baru, ada satu hal yang menjadi daya tarik tersendiri dari Kaysha, satu hal yang belum pernah saya temukan di vendor WO lain. Kaysha menyediakan dua sesi konseling pranikah dengan psikolog (sudah include di dalam paket). Ini menurut saya keren banget dan pantas diacungi jempol, karena artinya Kaysha tidak hanya memperhatikan kelancaran acara pernikahan, tetapi juga bagaimana kesiapan calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan

Merasa Kaysha adalah jawaban dari kegalauan, akhirnya saya coba minta untuk arrange meeting dengan Kaysha. Akhirnya kita ketemu perdana di Kota Kasablanka bersama Ka Cipi dan Ka Nana (beliau ini yang nantinya akan jadi Project Leader untuk acara pernikahan saya). Ternyata, kebanyakan crew Kaysha adalah alumni UI, sebagian dari mereka bertemu dan akrab di BEM UI. Ceritanya, awal mula Kaysha membentuk WO adalah juga karena sering diminta bantuannya untuk menjadi panitia pernikahan (sesama anak UI juga). Mereka juga masih muda, perbedaan usia kami umumnya hanya terpaut 2 sampai 3 tahun saja.

Ternyata, setelah diskusi dengan Kaysha, alasan kenapa Kaysha menyediakan konseling pranikah adalah karena Kaysha memahami, bahwa pernikahan itu tidak sebatas pada resepsi saja. Pernikahan adalah perjalanan panjang seumur hidup. Oleh karena itu, jangan sampai pengantin terlalu exhausted dan stressed dalam mengatur acara pernikahan, sampai lupa bahwa perjalanan panjang pernikahan juga harus dipersiapkan. Konseling prapernikahan adalah salah satu cara untuk membekali calon pengantin dengan ilmu. So be calm, be prepared, and let Kaysha handle the wedding.

Seperti tulisan pada home blog ini, I wish for a blissful marriage, even more beautiful than my wedding.

kaysha

Kaysha Team ++ on duty

Untuk harga, harga yang ditawarkan Kaysha masih negotiable dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan budget. Kemarin saya menggunakan Half Day Package (Max VIP 20 tamu, tapi saya 30 tamu masih tidak apa apa). Half Day Package ini sebenarnya untuk paket acara akad nikah dan resepsi dalam satu hari (waktu kerja 9 jam), namun karena akad nikah saya berbeda hari, Kaysha merasa pekerjaan mereka menjadi sangat sedikit saat resepsi, oleh karena itu Kaysha memberikan 1 crew tambahan sehingga total crew yang bekerja menjadi 9 orang. Karena akad nikah yang berbeda hari, saya juga meminta tambahan crew untuk membantu penyelenggaraan akad nikah di hari sebelumnya sebanyak 3 orang (yang satu dari bonus crew tambahan). Untuk penambahan satu orang crew, Kaysha mengenakan biaya sebesar Rp 350.000 saja. Baik, ya??

To sums them upcrew Kaysha untuk pernikahan kami adalah 11 orang, 8 untuk resepsi, 3 untuk akad nikah. Untuk akad nikah memang crew yang bertugas lebih sedikit, karena secara garis besar, rangkaian acara adat siraman, akad nikah, panggih, tumplak punjen, dan begalan pada hari Jumat sudah dihandle oleh tim pemangku adat, yakni Pak Suryanto dari Sanggar Dewi Sri (Lihat Survey Pemangku Adat : Sanggar Dewi Sri (Pak Suryanto)).

Setelah kami deal dengan Kaysha, kami kembali dibuat let’s say…amazed. Ketika vendor lain biasanya hanya memberikan daftar pelayanan jasa atau quotation, kontrak kerja sama kami dengan Kaysha benar-benar disusun dalam bentuk Surat Perjanjian Kerja Sama (iya, yang isinya pasal-pasal, pihak pertama pihak kedua, dll), yang kemudian ditandatangani di atas materai.

Setelah deal dengan Kaysha, langkah selanjutnya adalah saya mulai mentransfer segala informasi ke Ka Nana yang menjadi Project Leader acara pernikahan saya. Semua mulai dari wedding preparation details, sampai informasi apa saja yang sudah, sedang, dan akan dilakukan, untuk kemudian dibuatkan checklist dan timeline persiapan dengan format Kaysha. Saya juga memberikan semua quotation dan perjanjian dengan vendor supaya Kaysha dapat memastikan vendor memenuhi semua kewajiban pelayanan yang telah disepakati.

Saya merasa beruntungsekali dibantu oleh Project Leader yang juga mendetail, mengingatkan kalau ada detail yang ternyata masih luput dari pikiran saya sebelumnya. Namun berbeda dengan saya, Ka Nana lebih santai, bisa menenangkan kalau saya tiba-tiba panik ketika teringat sesuatu yang belum beres. Beliau juga sangat inisiatif dan kooperatif. Inisiatif menawarkan bantuan teknis untuk hal yang belum kami kerjakan, seperti mengetikkan nama undangan, mencetak kartu VIP, mencetak foto display, menyewa dan membelikan frame foto, sampai mengambilkan souvenir dan menempelkan thank you notenya. Semua persiapan, sampai penyusunan Wedding Guidance Book dan technical meeting terakhir juga berlangsung lancar.

capture

Wedding Diaries

Untuk pelaksanaan hari H, tim Kaysha juga sangat professional dan mampu mengakomodasi keinginan dan kebutuhan kami beserta keluarga, sehingga saya dapat dirias dengan tenang. Sangat baik dalam mengorganisasikan kegiatan saat hari H mulai dari sarapan, sampai closing dan serah terima makanan dari pihak catering dan wedding cake. Semua detail persiapan seperti alat tulis, teks akad nikah, kupon-kupon, pengamanan mahar dan buku nikah, dan lain sebagainya, terhandle dengan sangat baik. Penyambutan tamu juga berlangsung teratur dan rapi, terutama untuk escorting tamu VIP untuk salaman, berfoto, dan menyantap hidangan. Alhamdulillah kami sangaat puas dengan service yang diberikan Kaysha. Setelah acara pun banyak tamu undangan dari teman maupun kolega orang tua yang menyatakan bahwa acara pernikahan kami berlangsung dengan teratur, rapi, dan well organized.

Thanks to Kaysha!

P.S :

Ada satu hal lagi yang menarik. Sebelum acara pernikahan, saya sempat request ke Kaysha untuk mengamankan beberapa porsi kambing guling untuk saya (kelakuan banget ya pengantin satu ini :p). Kaysha sudah mengamankan dan memisahkan porsi kambing guling tersebut di salah satu spot pada area VIP, namun pihak catering sangat sigap mengepak makanan ketika acara selesai, sehingga kambing guling yang tadi telah disiapkan entah berada di kotak yang mana. Well, who knows kan? Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, thanks to Alfabet crew yang sangat sigap dalam bekerja. Beberapa pekan kemudian, project leader kami mengirimkan satu porsi sate dan gulai kambing ke alamat kami, sebagai pengganti kambing guling yang tidak jadi saya makan setelah resepsi pernikahan. How sweet, padahal itu sama sekali tidak perlu.

Ah, bagaimana mungkin saya tidak sayang? Hai Kaysha, apa kabar?

Kaysha Wedding Organizer

IG : @kayshawedding
Email : kaysha.the.wo@gmail.com

Semoga bermanfaat ya, plan every single details of your wedding with heart ❤

Dwi Mustika Handayani

Advertisements

6 thoughts on “[The Wedding Journal] Kaysha, A Reliable Team at My Wedding

  1. boleh minta detail buku wedding plannernya ga ka? aku pingin nyontoh hehe
    Terimakasih

    Like

  2. Hi kak linda, boleh dibantu emailnya untuk dokumen detail wedding preparation?
    nartie.dteam1411@gmail.com
    Terimakasih sebelumnya ya kak 😊

    Like

  3. mba….boleh dong liat wedding prep detail nyaaaa….
    di email ke rosianafitri@gmail.com

    thank u mbaaa 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s