[The Wedding Journal] Survey Pemangku Adat : Sanggar Dewi Sri (Pak Suryanto)

IMG_4522-

Seringkali, menikah itu lebih sederhana daripada adatnya…

Sejak awal, Ibu dan Bapak ingin menyelenggarakan pernikahan saya dengan adat Jawa. Apalagi saya anak terakhir, dan kakak saya satu-satunya yang laki-laki sudah menikah dengan adat Sunda mengikuti mempelai wanitanya. Untungnya, calon suami juga orang Jawa sehingga tidak ada konflik masalah adat.

Adanya acara adat jawa lengkap dengan siraman membuuat rangkaian acara pernikahan kami lebih satu hari. Karena khawatir justru akan melelahkan nantinya, jadi kami pisah hari antara akad dan resepsi, kemudian midodareni pun dihilangkan. Berikut ini rangkaian acara pernikahan kami:

  • Day 1 : Pengajian & Seserahan
  • Day 2 : Siraman (Pagi) & Akad Nikah + Panggih (Siang) – Tanpa midodareni.
  • Day 3 : Resepsi.

Untuk hari kedua, PR nya adalah kami harus mencari pemangku adat sebagai penyelenggara rangkaian acara. Dan ini nyarinyaaaaaa susah-susah gampang. Karena rangkaian acara adat Jawa merupakan sisa agama kultural, kami ingin mengusahakan sebisa mungkin walau tetap njawani, tapi sudah meninggalkan kepercayaan-kepercayaan terdahulu, seperti melakukan sesuatu untuk tolak bala, dlsb dlsb..

Akhirnya setelah mencari informasi tentang sanggar adat, kami mengerucutkan 3 pilihan vendor di bawah ini :

  • Talitha Wedding Service
  • Sanggar Putri Nawangsari
  • Sanggar Dewi Sri

Oke kita mulai satu satu ya 🙂

Talitha Wedding Service

Talitha Wedding Service ini sering ada di pameran-pameran pernikahan untuk sanggar dan rias. Dan ternyata dia juga punya paketan acara adat Jawa. Berikut ini pricelistnya : PL TALITHA Paket Siraman 2015

Akhirnya kami mencoba survey ke kantornya di daerah Cilandak. Kebetulan Ibu dan Bapak ikut juga karena mereka pun ingin betul-betul mengerti rangkaian acara adat Jawa, mulai dari urutan-urutan, pelaksanaan, hingga maknanya. Tapi sayangnya saat kami ke kantornya, marketingnya hanya bisa menjelaskan paket-paketannya, dan terlihat tidak benar-benar menguasai perihal adatnya. Beliau juga lebih sering menekankan ke paket sanggar dan rias untuk akad dan resepsi. Mungkin karena Talitha ini dasarnya memang sanggar rias, sehingga untuk adatnya menggunakan pihak ketiga lagi. Ibu kurang puas dengan penjelasannya, akhirnya kami coba cari yang lain lagi.

Talitha Wedding Service
Jl. Taman Cilandak V/B4, Jakarta Selatan1
Email: talitha.sanggar@gmail.com, info@talitha.id

Sanggar Dewi Sri

Alhamdulillah dapat rekomendasi ini dari kakak kelas yang juga mau menikah. Kakak ini dapat rekomendasi MC Pak Suryanto dari Miarosa (kebetulan saya juga pakai sanggar yang sama). Pak Suryanto ternyata juga memiliki sanggar adat, namanya sanggar Dewi Sri. Berikut ini pricelistnya : PL Sanggar Dewi Sri 2015

Harga yang ditawarkan Pak Suryanto ini lebih murah daripada Talitha. Kami pun berangkat dari Tangerang ke rumah Pak Suryanto di Mediterania Residence, Jatibening, Bekasi. Pak Suryanto ini baik sekali dari awal memberikan arahan jalan menuju rumahnya, bahkan kami juga beberapa kali ditelpon ketika di perjalanan karena khawatir kami nyasar. Pas ketemu orangnya, sesuai yang dibayangkan, njawani sekalii…begitu juga Ibu Dewi Sri. Ketika ngobrol-ngobrol, nyambung dan klop banget dengan Ibu dan Bapak. Ternyata Pak Suryanto itu pensiunan direktorat pajak, walaah langsung deh ngomongnya nyambung karena orang tua juga PNS. Ga nyangka Pak Suryanto ini ternyata sangat humoris. Pak Suryanto dan istri juga kemudian dengan perlahan – lahan menjelaskan tahapan satu per satu dalam rangkaian adat Jawa, detail sampai ke maknanya. Ibu sampe mau nangis pas dijelasin. Gimana pas acara coba ?

Akhirnya, kami memutuskan menggunakan Sanggar Dewi Sri sebagai pemangku adat acara pernikahan kami. Paketan jasa yang kami ambil adalah:

  • Paket Siraman Gold Wanita
  • Paket Siraman Gold Pria
  • MC Akad Nikah
  • Paket Panggih Standar
  • Kembar Mayang Solo
  • Begalan (Mantu pertama)
  • Tumplak Punjen (Mantu terakhir)

Iya, pakai begalan dan tumplak punjen karena saya anak perempuan satu-satunya, jadi double deh pertama dan terakhir.  Untuk paket siraman pria, karena di lokasi yang sama, maka perlengkapan yang dapat digunakan berdua tidak dibebankan lagi. Kemudian ditambah dengan charge pelayanan ke daerah Tangsel sebesar Rp 1.000.000.

Sanggar Dewi Sri
Mediterania Regency Cikunir Blok C.38
Jl. Ratna – Jatibening, Bekasi Selatan
HP : 08161385966
Email : info@mcpengantinjawa.com

Sanggar Putri Nawangsari

Dapat rekomendasi sanggar ini dari pernikahan temannya Kakak yang juga menggunakan adat jawa dalam acara pernikahannya. Lokasinya di daerah Kramat. Tapi kami nggak jadi survey kesana karena sudah klop dengan Pak Suryanto.

Semoga bermanfaat, plan every single details of your wedding with love 🙂

Dwi Mustika Handayani

Advertisements

2 thoughts on “[The Wedding Journal] Survey Pemangku Adat : Sanggar Dewi Sri (Pak Suryanto)

  1. […] Sehingga total crew Kaysha untuk pernikahan kami adalah 11 orang, 8 untuk resepsi, 3 untuk akad nikah. Untuk akad nikah memang crew yang bertugas lebih sedikit, karena secara garis besar, rangkaian acara adat siraman, akad nikah, panggih, tumplak punjen, dan begalan pada hari Jumat sudah dihandle oleh tim pemangku adat, yakni Pak Suryanto dari Sanggar Dewi Sri (Lihat Survey Pemangku Adat : Sanggar Dewi Sri (Pak Suryanto)). […]

    Like

  2. […] Sehingga total crew Kaysha untuk pernikahan kami adalah 11 orang, 8 untuk resepsi, 3 untuk akad nikah. Untuk akad nikah memang crew yang bertugas lebih sedikit, karena secara garis besar, rangkaian acara adat siraman, akad nikah, panggih, tumplak punjen, dan begalan pada hari Jumat sudah dihandle oleh tim pemangku adat, yakni Pak Suryanto dari Sanggar Dewi Sri (Lihat Survey Pemangku Adat : Sanggar Dewi Sri (Pak Suryanto)). […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s